Kamis, 26 November 2015

Kalah 2-0, Bali United Tertahan di Posisi Juru Kunci


TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Tidak seperti pertandingan sebelumnya, ruang ganti pemain Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali tampak sepi, Kamis (26/11/2015) tadi malam.
Hanya sekitar 10 menit para pemain di dalam ruang ganti usai laga menghadapi Semen Padang. 
(Pupus, Indra Sjafri Tetap Turunkan Skuat Terbaik Minggu Ini)
Setelah melakukan doa bersama, para pemain langsung berjalan keluar dari ruang ganti.
Mereka berjalan dengan wajah tertunduk.
Beberapa pemain tampak murung. Tak ada kata-kata terucap.
Fadil Sausu dkk melangkah dengan lunglai menuju bus, yang tiba-tiba sudah berada di depan lobi Stadion Kapten Dipta.
Ini juga pemandangan yang tidak biasanya terjadi.
Tapi itulah yang terjadi semalam usai Bali United kalah dari Semen Padang 0-2 pada laga ketiga Grup B Piala Jenderal Sudirman 2015.
Kekalahan tersebut terasa sangat menyakitkan karena membuat Serdadu Tridatu tersingkir lebih awal alias harus melupakan mimpi ke babak 8 besar.
Kekalahan tersebut membuat tim asuhan Indra Sjafri tertahan di posisi juru kunci klasemen sementara Grup B dengan dua angka.
Hasil dari sekali menang adu penalti dan dua kali kalah.

Meski masih memiliki satu laga tersisa, tim kebanggaan masyarakat Bali ini sudah tak bisa lagi mengejar perolehan angka Persipura Jayapura, Mitra Kukar, dan Semen Padang yang sama-sama mengantongi enam angka.
Dua gol Semen Padang yang dicetak James Koko Lomell menit ke-82 dan Nur Iskandar menit ke-84 terjadi dari serangan balik.
Pemain Bali United terlambat melakukan transisi dari menyerang ke bertahan.
Bali United seperti biasa mampu menguasai permainan dengan ball possesionnya.
Namun serangan beruntun yang dilancarkan tak kunjung membuahkan hasil akibat buruknya penyelesaian akhir.
Tuan rumah yang dituntut harus menang untuk membuka kans ke 8 besar, mendapat peluang emas di menit ke-35 lewat aksi Alsan Putra Sanda dan Lerby Eliandry.
Bola sontekan Alsan berjalan pelan ke gawang, dan sempat dibuang oleh pemain belakang.
Pemain Bali United sempat protes karena menganggap bola sudah melewati garis gawang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar