Rabu, 20 Januari 2016

Dijuluki 'Iron Man', Tawan Bikin Lengan Robot Terinspirasi dari Astro Boy

Wayan Sumardana, yang akrab disapa Tawan kini populer dijuluki sebagai 'iron man' dari Bali. Sejak kelumpuhan menyerang lengan kirinya 6 bulan lalu, Tawan mulai otak atik barang bekas dan rongsokan menjadi alat penggerak lengan yang kini membuatnya nyaris seperti robot. Dari mana inspirasinya?

Julukan 'Iron Man' untuk Tawan muncul dari media sosial. Situs 9GAG, menyebut Tawan adalah bapak beranak 3 dengan kondisi tidak mampu. Enam bulan lalu, tangan kirinya tiba-tiba lumpuh dan dokter mendiagnosanya menderita stroke. Berkat bekal pendidikan SMK-nya di bidang rekayasa mekanik, dia menciptakan lengan robot yang dikendalikan oleh otak. Jadi, dia mesti fokus sekali bila ingin menggerakkan lengan robot yang dipasang di tangan kirinya.

Dalam meme di 9Gag itu disebutkan Tawan membuat semuanya dari barang bekas, mulai dari suku cadang sepeda, sepeda motor, komputer dan apapun yang dia temui. Bahkan, kini lengan kirinya jadi lebih kuat dari lengan kanannya.

detikcom kemudian menemui Tawan dan menanyakan soal inspirasinya membuat lengan robot. Sambil tertawa terbahak bahak, Tawan dengan polos menyebutkan sejak berumur 4 tahun ia terinspirasi dari tokoh animasi bernama "Astro Boy". Menginjak usia dewasa, tak disangka kekaguman Tawan pada Astro Boy malah menjadi inspirasi utama dirinya menjadi manusia robot. Kondisi fisik mendesaknya untuk bergerak memaksa diri menghadirkan wujud tokoh animasi Astro Boy dalam dirinya.

"Dari umur 4 tahun saya sudah ngefans sekali sama Astro Boy. Nggak nyangka saking senengnya sama Astro Boy malah jadi inspirasi saya untuk bikin tangan robot ini," ujar Tawan ketika berbincang dengan detikcom, Kamis (21/1/2016).

Komponen alat buatan Tawan mulai dari besi penopang, tabung hidrolis, hingga beberapa kabel terlihat bekas. Tawan merancang, merakit dan menyambung sendiri seluruh item tersebut. Tak hanya itu, dia juga menggunakan CPU komputer, dinamo, tuning potensio, sensor ultasonik, sensor infra merah dan sensor jumlah putaran dinamo.

"Alat ini saya ciptakan untuk aktivitas saya. Ada sebagian yang saya buat dan sebagian saya beli. Dan saya rangkai sendiri," ucapnya.

Satu komponen kunci, yakni sensor EEG (Electro Encephalo Graphi) dibelinya online dari Amerika Serikat (AS) senilai Rp 4,7 juta. Ia menjelaskan, alat ini berfungsi melalui sensor otak yang dipasang di kepala yang mengendalikan arah gerak ke tangan kirinya melalui alat yang dipasang di punggung dan tangan kirinya. 

Untuk memuluskan gerak alat tersebut, Tawan memasang satu unit CPU komputer pun dipasang di bagian belakang tubuhnya. Fungsinya sebagai penggerak dari sensor di kepala. Tuning potensio merupakan rangkaian pengolah input dan output mikro kontroler.

"Infra merah, sensor ultrasonik, dan sensor jumlah putaran dinamo ini adalah rangkaian penguat power. Ada pula EEG. Semuanya tersambung ke dinamo agar dapat bekerja secara maksimal," jelasnya.

"Lalu ada drone, elektroda dan lainnya. Posisinya ditempel di kepala sebagai penangkap sinyal, alpa, delta, beta dan teta," tambahnya.

Hanya saja, alat tersebut membuatnya harus mengeluarkan energi ekstra. Pasalnya, Tawan harus benar-benar fokus dan berkonsentrasi. Jika tidak, alat tersebut akan bekerja secara tak normal.

Untuk menggerakkan lengan robotnya itu, Tawan membutuhkan listrik 500 voltase. Ini didapat dari baterai litiumoin yang dipasangnya. Agar dapat terus digunakan, alat ini harus terus diisi daya baterainya. Memakan waktu cukup lama untuk mengisi ulangnya. Biasanya, jika tak digunakan Tawan menyempatkan diri untuk mengisi ulang dayanya.

"Kalau orang pegang ini ya kena setrum. Tapi kalau saya sendiri yang memakai alat ini tidak (tersetrum). Biasanya jam 24.00 malam saya charge sampai jam 7.00 pagi. Kalau kekuatannya tergantung pemakaian. Kalau angkat yang berat-berat bisa cepat habis. Kalau hanya mengelas bisa tahan lebih lama," imbuhnya.

Samsung Geber RAM Terkencang di Dunia

Inovasi Samsung benar-benar digeber di berbagai segmen teknologi. Perusahaan Korea Selatan ini baru saja mengumumkan implementasi teknologi baru di produk memori atau yang akrab disebut RAM, yang mampu menyodorkan kecepatan tertinggi di dunia.

Adalah teknologi High Bandwidth Memory (HBM) 2 yang ditanamkan oleh Samsung di chip RAM garapannya. Salah satu keuntungan penggunaan teknologi ini memungkinkan penggunaan interface 1024-bit, yang artinya RAM bisa saling terhubung secara independen hingga delapan kanal sekaligus.

Tak hanya itu penggunaan teknologi HBM2 oleh Samsung di RAM besutannya juga memungkinkan kecepatan transfer super kencang dengan pencapaian di atas kertas mencapai 256 GB per detik. Menjadikan Samsung sebagai yang pertama menghadirkan RAM terkencang di dunia.

Dengan kecepatan setinggi itu RAM berteknologi HBM2 buatan Samsung ini sangat cocok digunakan untuk perangkat komputer yang intens penggunaannya untuk aplikasi berbasis grafis, apakah itu game maupun aplikasi render.

Kabarnya Samsung juga sudah mulai memproduksi RAM terkencangnya itu. Namun kapasitas yang dipilih hanya mentok di angka 4 GB, sedangkan untuk yang kapasitas 8 GB disebutkan baru akan dibikin di semester II 2016.

RAM berteknologi HBM2 juga disebut akan jadi favorit para produsen kartu grafis. Pasalnya, adaptasi RAM dengan teknologi HBM2 dikatakan bakal mampu memangkas signifikan dimensi kartu grafis saat ini yang masih pakai chip RAM GDDR5.

Namun penggunaan teknologi HBM2 di dunia komputer sebenarnya bukanlah hal baru. Produsen prosesor seperti AMD dan Intel sudah sejak beberapa waktu lalu membenamkannya di dalam CPU garapannya.

Kombinasi penggunaan prosesor dan RAM berteknologi HBM2 pun dipastikan akan mampu memberikan performa super cepat bagi pengguna. Dewatacomm

Sambut MEA, Indonesia Perlu Teknopreneur Futuristik

Indonesia diharapkan bisa banyak melahirkan teknopreneur-teknopreneur andal yang tak hanya tangguh dalam berkompetisi, namun juga memajukan teknologi dan industri nasional serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi secara signifikan.

Untuk menuju ke sana, diperlukan pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan manajemen pengetahuan di dalam organisasi yang merupakan kunci keberlanjutan bisnis, terutama dengan mulai diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada 2016 ini. 

Menurut Pontas Romulo Tambunan, Presiden Direktur PT Kilat Wahana Jenggala, jika hal itu diabaikan, maka anak bangsa nantinya cuma akan menjadi penonton di negeri sendiri saja.

"MEA sebagai pasar tunggal ASEAN dan basis produksi internasional dengan aliran bebas barang, jasa, investasi, tenaga kerja terdidik dan aliran modal memang menantang. Namun, jika SDM kita tidak kompetitif, maka kita akan lebih banyak menjadi penonton di negeri sendiri," kata Pontas di Jakarta, Rabu (20/1/2016)

Sebagai alumni Teknik Pertambangan Institut Teknologi Bandung (ITB), Pontas mengaku mengidamkan akan banyak lahir teknopreneur-teknopreneur andal futuristik, khususnya dari sektor energi.

"Karena selain sektor pangan, sektor energi merupakan pendukung utama jalannya peradaban. Kemajuan suatu bangsa membutuhkan dukungan ketersediaan energi. Dilihat dari ketersediaan dan produksi energi, Indonesia termasuk salah satu lumbung energi dunia. Namun, kita belum berdaulat penuh atas sumber daya energi yang dimiliki," ujarnya.

Pemerintahan yang dipimpin Presiden Joko Widodo sendiri, lanjut Pontas, memiliki agenda penting di sektor energi, mulai dari menjamin ketersediaan energi sampai meningkatkan elektrifikasi. Hal tersebut membutuhkan kontribusi dari dari para teknopreneur nasional yang mumpuni.

"Sektor energi harus dikuasai oleh anak bangsa. Apalagi pada sisi investasi, MEA menciptakan iklim yang mendukung masuknya modal asing, yang dapat menstimulus pertumbuhan ekonomi melalui perkembangan teknologi, penciptaan lapangan kerja, pengembangan sumber daya manusia, bahkan akses yang lebih mudah kepada pasar dunia," jelasnya.

Berangkat dari latar belakang teknik dan berkecimpung dalam bidang energi, Pontas berkeinginan untuk mampu mendorong dan melahirkan teknopreneur yang kompetitif dan futuristik di bidang energi melalui Ikatan Alumni ITB (IA-ITB). 

Pontas akan mengusung semangat kemitraan untuk meningkatkan partisipasi dan peranan alumni untuk memberikan yang terbaik bagi almamater, masyarakat, serta kemanusiaan.

Meskipun peran dominan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia merupakan tanggungjawab milik pemerintah, namun bukan berarti seluruh tanggungjawab berada di tangan pemerintah. Justru sebaliknya, perlu kesadaran bahwa efek dari MEA akan dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Karena itu, kerjasama antara alumni, akademisi, industri, dan pemerintah akan membuat Indonesia siap untuk menghadapi era persaingan bebas seperti saat ini," kata Pontas yang merupakan salah satu kandidat Ketua Umum IA-ITB periode 2016-2020. 

Pontas sendiri sudah berkecimpung di bidang energi sejak lama. Sebagai alumni angkatan 1990, Pontas merupakan calon termuda dalam bursa pemilihan Ketua Umum IA-ITB. Ia akan bersaing dengan Riza Falepi (Walikota Payakumbuh), Ridwan Djamaluddin (Kemenko Kemaritiman dan Sumberdaya), dan Hiramsyah S. Thaib (CEO PT Teknologi Riset Global).

Sebagaimana diketahui, kongres IA-ITB telah berlangsung sejak 1987 silam dimana yang terpilih sebagai Ketua Umum pertamanya adalah Cacuk Sudaryanto, mantan Direktur Utama Telkom yang kemudian menjabat Menteri Muda Urusan Rekstrukturisasi Ekonomi Nasional pada Kabinet Persatuan Nasional.

Minggu, 10 Januari 2016

Riset: Media Sosial Bikin Wanita Kurang Percaya Diri

Banyak orang tidak bisa lepas dari dunia virtual karena kecanduan dengan media sosial. Ketergantungan pada media sosial ini menurut penelitian terbaru, bukan hanya membuat Anda kurang bergaul dengan kehidupan nyata, tapi juga bisa menyebabkan menurunnya kepercayaan diri. Bagaimana bisa?

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Weight Watchers UK, wanita mengkritik dirinya sendiri setidaknya delapan kali perhari, bahkan kritikan untuk dirinya sendiri datang bahkan sebelum waktu sarapan pagi. 46% wanita yang diuji mengaku telah mengkomentari dirinya sendiri sebelum jam 9:30 pagi. Dan 89% dari responden menyampaikan bahwa mereka sering memuji orang lain di media sosial, padahal mereka tidak pernah memuji dirinya sendiri.

Riset tersebut dilakukan Weight Watchers UK melalui program yang dikampanyekan dengan menggunakan tagar #WomanKind. Studi dengan melibatkan 2000 wanita di Inggris ini dilakukan untuk mencari tahu mengapa wanita tidak memperlakukan diri mereka secara baik. Hasilnya dunia virtual yaitu media sosial, merupakan alasan terbesar para wanita tidak mencintai dirinya sendiri.

"Penelitian kami ini telah menunjukkan masalah utama selama bertahun-tahun, wanita menjadi tidak baik terhadap dirinya sendiri. Karena adanya tren media sosial dan majunya dunia modern, membuat hal ini semakin meningkat dan sulit untuk dihindari," kata Zoe griffiths, Weight Watchers Head of Public Health and Programme, seperti dikutip dari Daily Makeover.

Rasa percayaan diri tentu penting dimiliki setiap orang, karena dengan adanya rasa percaya diri Anda akan terlihat lebih positif dan bersemangat serta terhindar dari penyakit mental. Percaya diri dapat membuat timbulnya penyakit mental, dengan terus berpikiran negatif tentang diri sehingga akan mengurangi dan membatasi kegiatan Anda serta mengurangi kemampuan Anda untuk bertahan jika ada masalah dalam hidup. Selain itu, karena kurangnya rasa percaya diri Anda bisa stress, depresi, phobia sosial bahkan gangguan makan.

Cara Mudah Impor Foto dari DSLR ke iPhone


Bila Anda masih menggunakan kamera DSLR atau kamera profesional lainnya. Ada langkah mudah mentransfer foto ke iPhone atau iPad meski tidak tersedia fitur WiFi di kamera. Bagaimana caranya?

Kita cukup menggunakan adapter kabel lightning ke SD Card reader atau USB Cabel. Adapun caranya sebagai berikut:

SD Card Adapter

  1. Lepas SD Card dari dalam kamera. Kemudian masukkan ke adapter kabel lightning ke SD Card reader. 
  2. Koneksikan adapter ke iPhone atau iPad.
  3. Buka aplikasi Photo.
  4. Tekan tab Import di bagian kanan bawah.
  5. Tekan Import All untuk memindahkan setiap foto atau video yang ada dalam SD Card. Atau tekan thumbnail foto untuk mengimpor sebuah foto. Kemudian tekan tombol Import untuk memulai memindahkannya.



  1. Ketika proses selesai, akan muncul pertanyaan apakah ingin menghapus semua file yang ada dalam SD Card. Tekan Delete untuk menghapus, atau tekan Keep untuk tetap menyimpannya.
  2. Selanjutnya kita dapat memutus koneksi adapter dan mengembalikan SD Card ke kamera.


USB Adapter


  1. Hidupkan kamera.
  2. Colokkan kabel adapter USB ke kamera, dilanjutkan ke iPhone atau iPad.
  3. Buka aplikasi Photos.
  4. Tekan tab Import.
  5. Tekan Import All untuk memindahkan setiap foto atau video yang ada dalam kamera. Atau tekan thumbnail foto untuk mengimpor sebuah foto. Kemudian tekan tombol Import untuk memulai memindahkannya.
  6. Ketika proses selesai, akan muncul pertanyaan apakah ingin menghapus semua file yang ada dalam SD Card. Tekan Delete untuk menghapus, atau tekan Keep untuk tetap menyimpannya.
  7. Selanjutnya kita dapat memutus koneksi adapter dan mengembalikan SD Card ke kamera. Semoga bermanfaat

10 Tips Memilih Video Kamera Pengintai

Sejak diadopsi oleh MTV, video menjadi sebuah tren baru di dunia, tak cuma di industri musik. Banyak yang berubah sejak saat itu, tetapi relevansi video dalam budaya kita telah meningkat. 

Kehidupan dan keamanan kita telah bergantung padanya. Perusahaan riset pasar IHS memperkirakan bahwa satu kamera pengintai telah diinstal untuk setiap delapan orang atau sekitar 40 juta. Itu baru di Amerika Serikat saja. 

Statistik dari tahun 2014 semakin mendukung hal tersebut. Karena menurut laporan IHS, video surveillance intelligence service market insight per Agustus 2015, AS adalah pasar terbesar kedua untuk peralatan video surveillance dengan nilai sebesar USD 2,8 miliar.

Dengan obsesi terhadap video dan kemampuan kamera yang terkait seperti HD dan 4K, mudah untuk melewatkan komponen yang sama penting, yang dapat membuat atau menghancurkan efektivitas seluruh sistem pengawasan: penyimpanan. 

Sayangnya, banyak pekerja profesional surveilans menggunakan drive yang salah. Bukannya dirancang untuk terus-menerus merekam video HD atau FHD dari beberapa kamera, drive yang tidak dioptimalkan untuk sistem surveilans bisa mengalami drop frame, atau bahkan mengkonsumsi lebih banyak daya, sehingga menghasilkan lebih banyak panas yang menciptakan masalah keandalan yang besar. 

Hal ini secara drastis dapat mengurangi umur drive, mempengaruhi operasional baca dan tulis dalam sistem surveilans. Solusi ini mungkin murah di awalnya, tapi pada akhirnya bisa mempengaruhi bisnis, kinerja, keunggulan dan bahkan reputasi Anda.

Solusi penyimpanan pengawasan yang tepat menawarkan kinerja tinggi, efisiensi dan kapasitas yang telah diuji di lingkungan pengawasan yang keras. Tapi bagaimana membedakannya?

Seperti detikINET kutip dari blog WD, Kamis (31/12/2015), ada 10 hal tertentu yang harus diperhatikan saat mengevaluasi apakah satu drive telah dirancang untuk kebutuhan pengawasan atau surveilans:

1. Selalu on

Sistem surveilans bekerja 24x7. Jika drive penyimpanan belum dirancang untuk operasional baca/tulis terus-menerus, sistem tersebut tidak akan mampu mengimbangi.

2. Keandalan kinerja

Beberapa drive, seperti hard drive kelas surveilans Purple WD, menyertakan teknologi khusus (disebut AllFrame dalam hal ini) yang meningkatkan kinerja pemutaran dan bekerja dengan ATA streaming untuk mengurangi kesalahan dan frame loss.

3. RAID-enabled

Untuk memberikan perasaan tenang bagi pelanggan Anda, Anda juga mungkin ingin mencari drive dengan RAID atau Redundant Array of Inexpensive Disk. 

Sebuah drive dengan kemampuan ini dapat menggunakan dua atau lebih hard disk untuk membuat jaring pengaman saat hardware gagal dengan memastikan bahwa gambar masih terekam, bahkan saat salah satu drive tidak bekerja. Hal ini mengurangi gangguan dalam produktivitas dan mengurangi kemungkinan hilangnya data. 

4. Konsumsi daya rendah

Saat konsumsi daya yang rendah mungkin tidak menjadi prioritas Anda dalam mencari hard drive, kebutuhan akan kemampuan untuk selalu on menjadikannya penting. 

Memiliki drive yang menghitung kecepatan cari yang optimum tidak akan menghasilkan panas sebanyak itu, bahkan di lingkup penyimpanan yang didinginkan secara pasif, sehingga menjadikannya lebih unggul dan ramah dengan anggaran pelanggan.

5. Dukungan untuk banyak kamera

Jumlah kamera yang banyak, sistem NVR atau periode retensi yang lebih lama akan membutuhkan penyimpanan yang lebih besar dan bahkan kebutuhan yang lebih besar lagi untuk memastikan Anda telah memilih drive yang bisa memenuhi kebutuhan pelanggan. Cari yang memiliki kapasitas hingga 6 TB pada drive tunggal.

6. Dukungan bay count sistem tinggi

Drive yang tepat akan mencakup sensor getaran hardware untuk mengaktifkan sistem drive-count yang lebih tinggi, serta sistem yang lebih tinggi dan beban kerja hard drive.

7. Kompatibilitas yang luas dengan kamera

Tentu saja, drive yang Anda pilih harus kompatibel dengan kamera yang Anda rencanakan untuk diinstal. Satu drive yang bekerja dengan kebanyakan dari kamera berbeda yang bisa diinstal, akan lebih memudahkan untuk memiliki drive yang tepat, terlepas dari skenario instalasi Anda saat ini.

8. Eksterior rugged

Dalam beberapa kasus drive mungkin harus aktif dan bekerja terus-menerus dalam lingkungan yang keras. Dalam kasus ini, Anda memiliki satu dengan perlindungan PCBA yang tahan noda.

9. Mudah di-upgrade

Idealnya, pelanggan Anda sesekali meminta untuk meng-upgrade atau memperluas sistem surveilans mereka yang sudah ada. Sebuah drive yang ditingkatkan dengan sistem saat harus diupgrade memudahkan pekerjaan Anda.

10. Kalkulator Kapasitas

Mengingat pentingnya penyimpanan dalam sistem surveilans, Anda mungkin juga akan terbantu dengan kalkulator kapasitas untuk menentukan berapa penyimpanan yang dibutuhkan saat periode waktu ketika data akan menjalani maintenance untuk sistem surveilans tertentu.

Teknologi Virtual Reality Ala Google Cardboard


Google Cardboard memang unik, karena headset tersebut hanya dirakit dari kardus sehingga membentuk kacamata. Melalui alat ini Google membuktikan kalau teknologi virtual reality tidak harus menggunakan hardware yang mahal. Alat ini memang tidak dilengkapi dengan tampilan khusus yang menghadirkan gambar 3D ke mata Anda.

Untuk penggantinya diterapkan handphone Android dan dua buah lensa. Layar ponsel dihadapkan ke lensa agar mata bisa melihat proyeksi tampilan layar. Sayangnya tidak semua jenis smartphone bisa digunakan, tapi sangat cocok bagi Nexus 5 yang juga diproduksi oleh Google.

Sebelum ponsel dipasang, anda bisa mengaktifkan demo Cardboard yang telah tersedia di Google play store. Jika aplikasi tersebut sudah aktif, maka untuk navigasi ponsel Anda tidak perlu menyentuh layarnya. Untuk menjalankan aplikasi ini, Anda bisa menggunakan kepala dengan cara menoleh ke kanan atau ke kiri. Berbagai sensor pada ponsel akan mendeteksi goyangan kepala dan tampilan menu akan dikendalikan oleh pandangan mata.

Menu yang dipilih akan ditampilkan dengan highlight, lalu dapat dikendalikan dengan cara menggeser magnet dengan bentuk bulat dan berada di bagian samping Cardboard. Jari Anda bisa menggeser mangnet ke bagian bawah dan ponsel akan mendeteksinya sebagai menu yang telah dipilih. Setelah Anda lepas magnet tersebut akan kembali ke atas dengan otomatis. Headset dan ponsel bisa diubah dari posisi horizontal ke vertikal, jika Anda ingin menjalankan fungsi kembali ke menu sebelumnya.

Layaknya teknologi virtual reality lainnya, Google Cardboard juga menampilkan dua gambar yang terpisah pada layar ponsel. Lensanya akan melakukan proyeksi pada penglihatan Anda, makanya bisa mencakup seluruh bidang pandang. Kedua gambar yang dihasilkan untuk mata kanan dan kiri akan disatukan oleh otak. Sehingga bisa menjadi tampilan 3D yang luar biasa.

Menggunakan Google Cardboard memang seperti berada di dunia yang berbeda. Anda bebas untuk menyaksikannya hingga 360 derajat. Salah satu demo di dalam aplikasi ini, seperti museum Versails akan tampil sesuai arah pandangan Anda. Hal itu juga terjadi pada tampilan Street Veu ala jalanan Paris dan kontur bumi dalam demo Google Earth.


Berbagai demo virtual reality memang disediakan oleh Google, jadi demo di dalam Cardboard memiliki rancangan skenario yang berbeda-beda. Selain beberapa demo tersebut tersedia demo animasi 3D dengan nama Windy Day, YouTube dan Photo Sphere. Google melalui alat ini sekaligus ingin membuktikan kalau visualisasi Cardboard dapat digunakan dalam berbagai aktifitas. Jadi tidak melulu hanya digunakan untuk bermain game.

Google Cardboard menyuguhkan sensasi dan pengalaman seperti menggunakan headset virtual reality Oculus Rift. Perbedaannya teknologi virtual reality yang diusung Google Cardboard bisa Anda buat sendiri dengan menggunakan kardus, smartphone dan komponen lainnya yang harganya relatif murah.

Ini Bahayanya Jika Kita Cuma Bergaul di Dunia Maya


Bukan hal yang baru apabila seseorang memiliki ratusan bahkan ribuan teman di jejaring sosialnya seperti Facebook atau Twitter. Namun, sebuah penelitian menemukan bahwa hanya memiliki teman di media sosial ternyata dapat membahayakan kesehatan Anda.

"Maka dari itu, remaja dan orang dewasa muda perlu didorong untuk membangun hubungan sosial yang nyata. Tidak hanya itu, interaksi nyata secara konsisten juga dibutuhkan" kata Kathleen Harris, salah satu peneliti sekaligus profesor di Universitas Carolina Utara, Chapel Hill, Amerika Serikat.

studi ini dilakukan berdasarkan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa penuan akan lebih lama bila seseorang memiliki banyak koneksi sosial. Secara khusus, tim menemukan jaringan sosial dapat mempengaruhi kesehatan seseorang di awal dan akhir masa dewasanya.

Untuk melakukan studi, para peneliti mengambil data dari empat survei nasional yang dilakukan di Amerika Serikat. Dalam survei tersebut telah mewakili populasi masyarakat yang berada di rentang usia muda hingga tua.

Hasilnya, bagi remaja yang melakukan isolasi sosial akan meningkatkan risiko peradangan dengan jumlah yang sama seperti aktifitas fisik. Sedangkan, bagi mereka yang tidak dapat membaur dengan lingkungannya akan meningkatkan risiko obesitas pada bagian perutnya.

Bagi orang dewasa, mengisolasi diri dengan dunia luar lebih berbahaya daripada diabetes atau hipertensi. Bagi mereka yang berada di usia pertengahan dewasa, bukan mempermasalah seberapa banyak koneksi saat berhubungan dengan orang lain tetapi lebih dukungan sosial dan tekanan yang diberikan oleh koneksi sosialnya yang dapat berpengaruh pada kesehatan.

Selasa, 05 Januari 2016

Tirta Gamana keluarga besar Dewatacomm 31 Desember 2015 Pura Pucak Sari, Pura Perancak, Pura Jati


Pusat Handhone Laptop Camera
Tirta Gamana Pura Purancak Jembrana

Tepat menjelang pergantian tahun 2015, manajemen beserta staf Dewatacomm yang beragama Hindu melaksanakan Tirta Gamana ke Beberapa Pura di Bali, Perusahaan yang menggeluti bisnis Retail penjualan Gadget Handphone, Laptop dan Kamera yang berkantor Pusat di jalan Goa Gajah, Tengkulak Kaja,Kemenuh,sukawati, Gianyar dan salah satu Cabangnya yang merupakan Toko Gadget Terbesar di Bali Timur yaitu Dewatacomm Dharmagiri Jl.Bypass Dharmagiri Gianyar, dengan kegiatan Tirta Gamana ini pihak Manajemen Perusahaan berusaha mengajak seluruh teamnya untuk menyeimbangkan diri antara rutinitas kerja dengan kegiatan spiritual yang setiap tahun rutin dilaksanakan ke pura-pura yang ada di Bali, untuk tahun ini di awali dari pura Jati Negara, dilanjutkan ke pura Purancak dan terakhir di Pura Tanah Lot,Tabanan.

Perjalanan yang dimulai dari Dewatacomm Jl.Goa Gajah menempuh perjalanan selama hampir 3 Jam, saat tiba di Pura Jati rombongan langsung mempersiapkan sarana upacara untuk di haturkan. Pura Jati sendiri diceritakan keberadaannya dimulai dari kedatangan Danghyang Dwijendra sekitar tahun 1478 Masehi,Danghyang Dwijendra atau yang juga dikenal dengan Danghyang Nirarta atau Pedanda Sakti Wawu Rauh meninggalkan Blambangan menuju Bali menyeberang segara Rupekbeliau datang ke Bali dalam rangka Dharmayatra untuk menyebarkan ajaran agama Hindu.Saat berteduh dibawah pohon dalam perjalanannya beliau menancapkan tongkatnya dan di tempat itulah kini berdiri sebuah Pura yang dibangun untuk menghormatiJasa-jasa Danghyang Dwijendra dan Pura tersebut dinamakan Pura Jati, salah satu keunikan yang ada di Pura tersebut yaitu keberadaan pohon jati yang mengeluarkan air dari dalam pohon tersebut yang diyakini memberikan khasiat tertentu.

Selesai melakukan persembahyangan Bapak I Gede Eka Sutresna selaku Direktur Dewatacomm menyerahkan Dana Punia ke Pengempon Pura yang kebetulan saat acara berlangsung sedang mempersiapkan upacara pemugaran kori agung untuk di rehab.

Selain itu diserahkan juga payung dan kalender Bali untuk para pemangku Pengempon Pura Jati.Selesai melakuka persembahyangan bersama,segenap rombongan beristirahat sejenak di wantilan jaba pura sekaligus dipakai acara santai dan penyerahan Hadiah untuk Team Terbaik selama beberapa Periode tahun 2015, selesai acara penyerahan hadiah dilanjutkan dengan wejangan dari Bapak Mangku Wayan Sadia yang merupakan Komisaris di Dewatacomm. Dalam pemaparan yang disampaikan untuk introspeksi akhir tahun sekaligus motivasi untuk mengawali awal tahun, bapak mangku menyampaikan beberapa hal yang kata-katanya penuh dengan ungkapan spiritual, bahwasanya sebuah Puncak Gunung dibentuk oleh lereng, yang mana Gunung belumlah bisa dinamakan gunung bila tidak ada lerengnya, demikian juga dalam organisasi Perusahaan Dewatacomm, bahwasanya Dewatacomm tidak bisa seperti saat ini tanpa adanya kontribusi dari segenap team yang ada didalamnya apapun divisi yang dinaunginya.

Setelah selesai diberikan wejangan seluruh rombongan melanjutkan perjalanan ke pura Purancak yang berada di dekat pantai sekaligus menjadi pelabuhan nelayan. Pura ini sendiri sebenarnya berkaitan langsung dengan pura Jati, karena diawal kedatangannya di bali dari blambangan danghyang Dwijendra beserta istri dan putra putrinya berlabuh di Pantai Perancak dan lokasinya sendiri kalau kita lihat di peta berada di seberang pura Jati yang dibatasi oleh muara sungai (loloan)

Setelah melakukan persembahyangan di Pura Purancak rombongan melakukan persembahyangan terakhir di Pura Tanah Lot, rombongan tiba sekita pukul 18.00 disambut oleh suasana sunset yang sangat indah dan cuaca juga sangat cerah dan laut agak surut yang memungkinkan rombongan untuk "tangkil" langsung ke Pura yang berada di atas bongkahan batu tersebut yang mana Pura Tanah Lot sangat terkenal di kalangan wisatawan dan menjadi salah satu ikon objek wisata di bali, yang saat kedatangan rombongan Tirta Gamana Dewatacomm juga terdapat banyak sekali wisatawan baik domestik maupun manca negara yang melewatkan akhir tahun di bali.

Di kedua pura baik di Pura Purancak maupun Tanah Lot rombongan juga menyerahkan Dana Punia dan Payung beserta Kalender 2016, dengan harapan apa yang dihaturkan di semua Pura walau nilainya relatif kecil akan bisa memberi motivasi bagi semua team Dewatacomm untuk berkarya lebih Hebat lagi didalam menjalani 2016 ini.

Tidak lupa pula dalam kesempatan ini Seluruh Manajemen beserta Staf Dewatacomm menyampaikan Selamat Tahun Baru 2016, Semoga diberikan Kekuatan dan dibukakan pintu Rejeki untuk kita semua.